Rindu

Angin kering berkelana
Butir-butir debu terbang ke udara
Dan karena debu kami rindu

Kami rindu pada mendung yang menenangkan jiwa
Kami rindu gerimis yang romantis
Kami rindu hujan yang membawa kebahagiaan

Tuhan
Berapa lama kami harus menahan rindu
Berapa lama lagi kami harus menanti
Dan sampai kapan kami disapa angin berdebu

Angin yang membawa tangisan rerumputan
Angin yang menjadikan sawah ladang kebun kekeringan
Dan kulit-kulit kami yang kepanasan

Tuhan
Kami datang memohon kepada-Mu
Tuhan semesta alam
Tiada hal paling indah dan nikmat
Selain menghempaskan rindu ini
Bagai kerongkongan kering dibasahi air

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s